Wali Kota Lubuk Linggau Buka UKK Calon Direktur PDAM Tirta Bukit Sulap


Lubuklinggau – Wali Kota Lubuk Linggau, membuka Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) Seleksi Calon Direktur PDAM Tirta Bukit Sulap Kota Lubuk Linggau Periode 2026–2031 di Cinema Hall Lantai 5 Pemkot Lubuk Linggau, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pembenahan manajemen dan peningkatan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Lubuk Linggau.

Ketua Panitia Seleksi, Herdawan selaku Asisten III Bidang Administrasi Umum, menyampaikan bahwa proses seleksi dilaksanakan secara terbuka, profesional dan berbasis kompetensi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menurutnya, seleksi terbuka dilakukan guna mengisi jabatan Direktur PDAM Tirta Bukit Sulap secara definitif sekaligus mencari figur yang mampu membawa perusahaan daerah tersebut menjadi lebih sehat dan profesional.

“Tujuan uji kelayakan dan kepatutan ini untuk menjaring dan mengukur kompetensi, integritas, serta visi misi peserta sehingga nantinya terpilih figur pimpinan yang profesional, berdedikasi tinggi dan mampu memajukan PDAM Tirta Bukit Sulap,” ujar Herdawan.

Ia menjelaskan, tahapan seleksi dimulai sejak 16 April 2026 melalui pengumuman dan pendaftaran yang dipublikasikan lewat media cetak, media online dan media milik Diskominfo.

Selanjutnya dilakukan penerimaan berkas, seleksi administrasi, tes psikologi, ujian tertulis keahlian, penulisan makalah visi misi dan rencana bisnis hingga presentasi makalah dan pleno.

Dari lima orang pendaftar, tiga peserta dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan mengikuti tahapan UKK, sementara dua peserta lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Panitia seleksi juga bekerja sama dengan akademisi dari , dan hasil akhir nantinya akan diverifikasi terlebih dahulu ke Kementerian Dalam Negeri sebelum penetapan direktur terpilih.

Sementara itu, Wali Kota Lubuk Linggau, menegaskan tantangan yang dihadapi Direktur PDAM ke depan sangat berat karena pelayanan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

Menurutnya, Kota Lubuk Linggau memiliki potensi sumber air baku yang cukup baik, mulai dari Sungai Kelingi, Sungai Kasiehan hingga rencana pengembangan sumber baru dari Sungai Geremeh di kawasan Waterpark.

Namun kondisi PDAM saat ini dinilai belum mampu memenuhi harapan masyarakat. Dari sekitar 17 ribu pelanggan tercatat, hanya sekitar 3.600 pelanggan yang aktif.

“Harusnya dengan jumlah penduduk sekitar 247 ribu jiwa, pelanggan PDAM bisa mencapai 70 sampai 80 ribu pelanggan. Tetapi masyarakat sudah kurang percaya dan lebih memilih membuat sumur bor karena potensi air di Lubuk Linggau cukup bagus,” ungkapnya.

Selain itu, kondisi keuangan PDAM juga disebut belum sehat dan mengalami kesulitan dalam membayar gaji karyawan maupun operasional perusahaan.

Karena itu, wali kota berharap direktur yang terpilih nantinya memiliki kemampuan manajerial yang baik untuk membenahi kondisi internal perusahaan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama