![]() |
| Foto istimewa |
MUSI RAWAS — Antrean panjang pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU Desa Pedang, Kabupaten Musi Rawas, terus dikeluhkan oleh para pengguna jalan dan pengendara sepeda motor. Salah seorang guru SD yang mengajar di Desa Suro, Kabupaten Musi Rawas, bernama Awaton, menyampaikan keluh kesahnya terkait kendala harian yang dialami masyarakat umum (30/07/2026).
Menurut Awaton, antrean panjang di SPBU Desa Pedang tersebut terjadi hampir setiap hari, padahal pengendara sepeda motor pribadi rata-rata hanya mengisi BBM dalam jumlah kecil, sekitar 5 liter.
"Kami harus mengantre sangat panjang setiap hari hanya untuk mengisi sekitar 5 liter Pertalite untuk motor pribadi. Antrean mengular ini diduga akibat maraknya kendaraan milik pengecer (pengejal) yang bolak-balik membeli Pertalite," ujar Awaton.
Ia mempertanyakan langkah konkret serta kebijakan tegas dari pihak Pertamina dan pemerintah daerah setempat untuk menertibkan distribusi BBM bersubsidi di SPBU tersebut. Maraknya dugaan praktik pengecer yang memborong Pertalite dinilai sangat merugikan masyarakat umum yang membutuhkan BBM untuk aktivitas sehari-hari, termasuk para tenaga pendidik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi maupun titik terang dari pihak pengelola SPBU Desa Pedang serta instansi terkait mengenai langkah penertiban antrean BBM bersubsidi tersebut.(Tim)
